Muhammad Ainul Arifin

PHP Part 7 : Penggunaan Switch Case Pada PHP


A. Pendahuluan

1. Pengertian
Perintah Switch digunakan untuk memeriksa kebenaran suatu nilai dengan memiliki banyak pemilahan atau nilai pengecekaya hampir sama dengan penggunaan if else pada PHP yang telah dijelaskan pada tutorial sebulmnya. Pada tutorial kali ini akan dijelaskan bagaimana penggunaan switch case ini. Sebelumnya kita harus mengetahui terlebih dahulu penulisan dari synyax switch case ini.

switch (n) {
    case label1:
        code untuk eksekusi jika n=label1;
        break;
    case label2:
        code untuk eksekusi jika n=label2;
        break;
    case label3:
        code untuk eksekusi jika n=label3;
        break;

    default:
        code untuk eksekusi jika n is berbeda dari semua label;



2. Latar Belakang

Jika label ada di case, kode yang terkair akan di eksekusi. Break digunakan untuk mencegah kode berlari ke case secara otomatis. Pernyataan default digunakan jika tidak ada yang cocok.


3. Maksud dan Tujuan
Supaya kita bisa mengecek data makanya kita pakai switch case.

B. Alat dan Bahan
  • Pc/Laptop
  • Sublime text / Text Editor
C. Jangka Waktu Pelaksanaan
-
D. Tahapan Pelaksanaan


Maka hasilnya seperti berikut


Kenapa yang muncul warna merah, karena saya memasukan datanya merah, bisa dilihat di screenshoot pada sublime text.

E. Kesimpulan
Jadi untuk melakukan pengecekan banyak data kita dapat menggunakan switch case ini. Jadi pertama kita menambahkan fungsi switch lalu dilanjutkan dengan case - case atau pilihan - pilihan berikutnya.

F. Refrensi
Malas Ngoding
http://www.script-kiddies.org

G. Penutup
Sekian postingan kali ini semoga bermanfaat.
PHP Part 7 : Penggunaan Switch Case Pada PHP PHP Part 7 : Penggunaan Switch Case Pada PHP Reviewed by Ainul_Arifin29 on September 27, 2017 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.